Kamis, 10 Maret 2011

MEMAHAMI GEMPA BADAI TSUNAMI TUHAN DALAM ALKITAB PERJANJIAN LAMA

Sebaiknya kita belajar memahami dan mengenal kenapa dunia pada akhir-akhir ini banyak ditimpa bencana sehingga membuat manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan dan lain-lainnya menjadi binasa
Penduduk dunia seperti hidup dalam kegelapan, meskipun mempunyai mata namun tidak bisa melihat apa sebabnya, meski mempunyai telinga namun seperti tidak mendengar pesan dan firman Tuhan
Walaupun mempunyai hati dan akal pikiran namun tidak bisa memahami kenapa Allah Tuhan semesta alam, Pemilik dan Pembuat bumi dan langit memberikan azab siksa yang begitu berat bebannya
Mungkinkah hal ini disebabkan karena selama ini kita belum begitu mengenal dan memahami Dia Allah Tuhan semesta alam yang membuat matahari dan bulan serta bintang-bintang kepada kita
Dia-lah Tuhan, Yang mengirimkan angin, awan dan hujan kepada kita baik untuk menurunkan berkat-Nya ataupun sebaliknya bisa dijadikan-Nya sebagai alat pemusnah makhluk-Nya
Bukankah sebenarnya sejak zaman dahulu kala Tuhan Allah semesta alam, Allah Abraham telah menurunkan para nabi dan rasul anak cucu keturunan Nabi Yakub yang disebut juga Bani Israel
Karena memang Alkitab, Alhikmah, Annubuah, Taurat, Zabur, Injil, Qur'an dan suhuf suhuf/lembaran-lembaran kitab suci-Nya dikaruniakan kepada keluarga besar Nabi Ibrahim

Firman Tuhan Allah semesta alam, Pencipta langit dan bumi seisinya yang ditulis dalam Alkitab khususnya tentang besarnya gelora ombak laut-Nya supaya manusia takut kepada-Nya demikian:
"Beritahukanlah ini di antara kaum keturunan Yakub, kabarkanlah itu di Yehuda dengan mengatakan: 'Dengarkanlah ini, hai bangsa yang tolol dan yang tidak mempunyai pikiran, yang mempunyai mata, tetapi tidak melihat, yang mempunyai telinga, tetapi tidak mendengar!
Masakan kamu tidak takut kepada-Ku, demikianlah firman Tuhan, kamu tidak gemetar terhadap Aku? Bukankah Aku yang membuat pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut, sebagai perhinggaan tetap yang tidak dapat dilampauinya? Biarpun ia bergelora, ia tidak sanggup, biarpun gelombang-gelombangnya ribut, mereka tidak dapat melampauinya!
Tetapi bangsa ini mempunyai hati yang selalu melawan dan memberontak; mereka telah menyimpang dan menghilang.
Mereka tidak berkata dalam hatinya: 'Baiklah kita takut akan Tuhan, Allah kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen. Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu yang menghambat yang baik daripadamu" (Yeremia 5:20-25)
"Lihatlah, angin badai Tuhan, yakni kehangatan murka, telah keluar menyambar, -angin puting beliung- dan turun menimpa kepala orang-orang fasik.
Murka Tuhan yang menyala-nyala itu tidak akan surut, sampai Ia telah melaksanakan dan mewujudkan apa yang dirancang-Nya dalam hati-Nya; pada hari-hari yang terakhir kamu akan mengerti hal itu" (Yeremia 30:23-24)
Maka marilah kita kembali berserah diri kepada Tuhan Allah semesta alam, Yang Maha Kudus Allah Ibrahim, Ismael, Ishak, Yakub/Israel, Musa, Isa, Muhammad dan Allah para nabi dan rasul serta bapa-bapa terdahulu kita
Mari kita semua memohon ampun dan taubat kepada-Nya karena selama ini kita tidak mendengarkan perintah-perintah dan janji-janji-Nya yang telah diikat Allah dengan Abraham/Ibrahim kekasih-Nya dan anak-anak keturunannya sebagai umat kesayangan dan umat pilihan-Nya
Agar Dia Allah Tuhan semesta alam menurunkan berkat-Nya dan menjauhkan kutukan/laknat-Nya sehingga dunia aman tenteram sejahtera karena langit memberikan embunnya kepada kita dan bumi menghasilkan buah-buahnya sehingga kita tidak kelaparan dan kehausan/kepanasan
Sekali lagi marilah kita kembali dan mencari Dia, Tuhan Allah semesta alam, Pemilik dan Penguasa alam semesta, Dia-lah Allah kita semua yang bisa menolong dan mengasihi semua makhluk-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar