HIDUP DI NEGERI PLURALIS INDONESIA, REPUBLIK CINTA SEMUA MAKHLUK
Alangkah indahnya negeriku Indonesia, negeri yang terdiri dari kepulauan besar dan kecil yang tersebar, dari Aceh hingga Merauke di Irian Jaya atau Papua
Bermacam suku bangsa, warna kulit, bahasa dan agama, berbagai macam binatang hutan ataupun dabbah/makhluk melata yang disebarkan Tuhan Allah semesta alam di bumi Ibu Pertiwi Indonesia
Musim kemarau dan musim penghujan bergantian menaungi Puteri Indonesia, dengan dihiasi gunung-gunung, sungai-sungai, hutan-hutan tropis dengan pohon-pohon yang beraneka ragam jenis dan buahnya
Negeri Indonesia yang permai di bawah naungan lambang burung garuda atau rajawali diharapkan dapat melindungi dan membesarkan anak-anaknya hingga bisa terbang ke angkasa dan bertengger di puncak-puncak gunung yang tinggi
Memang Negeri Indonesia atau Puteri Indonesia ditakdirkan Allah supaya hidupnya seperti burung garuda atau rajawali, dan bukannya hidup seperti burung unta di padang gurun sahara yang memang tidak diberi hikmah untuk menyayangi dan melindungi anak-anaknya
Karena telur burung unta dibiarkan dan ditinggalkan sendiri di padang pasir yang panas hawanya sehingga bisa menetas sendiri tanpa campur tangan induknya.
Diharapkan seperti apakah orang-orang atau pemimpin-pemimpin Indonesia sehingga dapat melindungi warganya yang beraneka ragam jenis makhluk-Nya yang ada di Republik Cinta?
Bukankah kata Alkitab jadilah seperti singa, simbol kekuatan dan kekuasaan ada padanya, semua binatang hutan tunduk dan takut kepadanya
Atau jadilah seperti burung rajawali, karena sayapnya yang lebar dapat terbang tinggi melintasi gunung-gunung dan cakarnya yang kuat sebagai simbol perlindungan
Damai dan tuluslah hatimu seperti burung merpati, serta cerdiklah seperti ular
Tertulis dalam Kitab Alqur'an jadilah seperti pohon yang tinggi banyak cabangnya dan rimbun daunnya, selalu menghasilkan buah pada setiap musimnya sehingga bisa melindungi dan memberi makan burung-burung yang bertengger di ranting-rantingnya dan makhluk-makhluk di bawahnya
"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka memperoleh peringatan" (Alqur'an 14:24-25)
Maka jadilah seperti pohon kurma dan pohon anggur yang manis buahnya, pohon zaitun yang menghasilkan cahaya, pohon delima bagaikan permata, dan pohon-pohon yang harum baunya
Alangkah indahnya negeriku Indonesia, negeri yang terdiri dari kepulauan besar dan kecil yang tersebar, dari Aceh hingga Merauke di Irian Jaya atau Papua
Bermacam suku bangsa, warna kulit, bahasa dan agama, berbagai macam binatang hutan ataupun dabbah/makhluk melata yang disebarkan Tuhan Allah semesta alam di bumi Ibu Pertiwi Indonesia
Musim kemarau dan musim penghujan bergantian menaungi Puteri Indonesia, dengan dihiasi gunung-gunung, sungai-sungai, hutan-hutan tropis dengan pohon-pohon yang beraneka ragam jenis dan buahnya
Negeri Indonesia yang permai di bawah naungan lambang burung garuda atau rajawali diharapkan dapat melindungi dan membesarkan anak-anaknya hingga bisa terbang ke angkasa dan bertengger di puncak-puncak gunung yang tinggi
Memang Negeri Indonesia atau Puteri Indonesia ditakdirkan Allah supaya hidupnya seperti burung garuda atau rajawali, dan bukannya hidup seperti burung unta di padang gurun sahara yang memang tidak diberi hikmah untuk menyayangi dan melindungi anak-anaknya
Karena telur burung unta dibiarkan dan ditinggalkan sendiri di padang pasir yang panas hawanya sehingga bisa menetas sendiri tanpa campur tangan induknya.
Diharapkan seperti apakah orang-orang atau pemimpin-pemimpin Indonesia sehingga dapat melindungi warganya yang beraneka ragam jenis makhluk-Nya yang ada di Republik Cinta?
Bukankah kata Alkitab jadilah seperti singa, simbol kekuatan dan kekuasaan ada padanya, semua binatang hutan tunduk dan takut kepadanya
Atau jadilah seperti burung rajawali, karena sayapnya yang lebar dapat terbang tinggi melintasi gunung-gunung dan cakarnya yang kuat sebagai simbol perlindungan
Damai dan tuluslah hatimu seperti burung merpati, serta cerdiklah seperti ular
Tertulis dalam Kitab Alqur'an jadilah seperti pohon yang tinggi banyak cabangnya dan rimbun daunnya, selalu menghasilkan buah pada setiap musimnya sehingga bisa melindungi dan memberi makan burung-burung yang bertengger di ranting-rantingnya dan makhluk-makhluk di bawahnya
"Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit,
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka memperoleh peringatan" (Alqur'an 14:24-25)
Maka jadilah seperti pohon kurma dan pohon anggur yang manis buahnya, pohon zaitun yang menghasilkan cahaya, pohon delima bagaikan permata, dan pohon-pohon yang harum baunya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar