Sabtu, 26 Februari 2011

JANGAN MEMBIARKAN KOTA SUCI YERUSALEM SUNYI SEPI

Oh Yerusalem, engkau bagiku seumpama seorang wanita atau seorang ibu yang menjanda yang merindukan kehadiran suami serta anak-anaknya kembali dari pengembaraannya yang jauh
Engkau sendirian berkabung dan berkalang dalam debu dan abu, bukankah memang banyak tempat-tempat yang tetap dibiarkan sebagai reruntuhah dan tidak dibangunkan kembali oleh penduduknya
Sesungguhnya engkau berteriak minta tolong, namun suaramu hanya terdengar sayup-sayup bagaikan suara burung merpati ataupun seperti suara arwah di dalam kubur sehingga tak terdengar
Engkau bagaikan seorang puteri yang terikat dengan ikatan yang amat kuat sehingga tiada seorangpun yang dapat membuka ikatan-ikatan jeratan tali yang melilitmu
Tali-tali kebencian, kedengkian, ketamakan, kemunafikan, kedustaan, kebohongan, dan lain-lain kejahatan itulah yang melilit di dalam tubuh anak cucumu sehingga tetap di dalam roh kegelapan
Hanya dengan mengharap Tuhan Allah semesta alam yang menguasi siang dan malam, yang membuat matahari bulan dan bintang-bintang, Dia-lah yang akan menurunkan Roh Kudus-Nya
Hanya kepada Tuhan Allah semesta alam, Allah Abraham/Ibrahim, Ismael, Ishak, Yakub /Israel Allah para bapa-bapa kita terdahulu yang dapat menghapus pekatnya awan dan dinginnya malam

Maka marilah kita bersama membuka tali-tali ikatan yang membelenggu kita semua dan mengganti dengan ikatan tali kasih sayang dan pengertian serta pemahaman bahwa kita adalah umat Allah
Kita mencari wajah-Nya agar tertuju kepada kita, dan kita semua tidak membelakangi Dia, mata-telinga-hati kita tertuju kepada-Nya sehingga doa kita didengar dan dikabulkan-Nya
Seandainya anak-anak Abraham/Ibrahim dan pengikutnya baik itu dari kalangan umat Yahudi - Kristen - Islam bersatu dalam kasih dan setia maka Tuhan akan membuka selubung perkabungan
Dan mengganti dengan limpahan nur/terang cahaya-Nya yang berupa belas kasih dan berkat-Nya,
sehingga Tuhan menjadi tempat perlindungan kita dari angin puting beliung dan derasnya air hujan
Karena kadang Dia seperti burung Rajawali yang mengembangkan sayapnya untuk melindungi anak-anaknya dari terkaman binatang buas dan terpaan angin badai/topan dan dinginnya malam
Kadang Dia seperti singa yang mengaum yang memanggil anak-anaknya agar berkumpul bersama-sama dari utara timur selatan dan barat karena amat sangat besarlah kekuatan-Nya
Atau kadang Dia bagaikan pohon aras yang amat tinggi dan besar serta rimbun daunnya sehingga dari pada-Nya kita mendapatkan buah/makanan dan menjadi tempat berlindung bagi segala makluk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar