BERGANDENGAN TANGAN MEMBANGUN BAIT SUCI YERUSALEM MELAMBANGKAN PERSATUAN KEKUATAN LANGIT DAN BUMI
Alangkah baiknya kalau kita mau mengingat ketika Nabi Musa dan kaumnya Bani Israel membangun Kemah Suci untuk sembahyang menyembah kepada Tuhan Allah semesta alam di kaki bukit/gunung suci Sinai
Kurang lebih selama empat puluh tahun mereka hidup di padang Tiih dijaga oleh Tuhan dan dilindungi dengan awan-Nya di siang hari dan diberi sinar api-Nya sebagai penerang di malam hari
Mereka disuruh masuk ke tanah yang dijanjikan di Kanaan atau Palestina/Israel setelah pengembaraan mereka di tanah Mesir selama ratusan tahun sejak Nabi Yusuf menjadi pembesar/ penguasa di sana
Dan ketika para Fir'aun atau penguasa Mesir memperlakukan Bani Israel dengan sewenang-wenang maka Tuhan menyuruh Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mengajak kembali umat-Nya ke tanah nenek moyangnya di Kanaan (Palestina/Israel)
Memang dahulu kala Bapa Abraham atau Nabi Ibrahim dan isterinya Ibu Sara bersama puteranya Ishak dan cucunya Yakub serta cicit-cicitnya Yusuf bersama sebelas saudaranya tinggal di sana
Tentunya Bapa Abraham dan keluarga besarnya di tanah Kanaan atau Palestina/Israel setiap saat dapat mengunjungi Baital Makdis atau Bait Suci di puncak gunung suci Sion di Yerusalem
Memang tempat suci ini menjadi Ka'bah atau Kiblat bagi keluarga besar Nabi Ibrahim dan Ibu Sara berserta anak cucunya yaitu Ishak, Yakub (Israel) dan Yusuf serta sebelas saudaranya di Yerusalem
Baitul Makdis/Baital Mukaddas atau Bait Suci Yerusalem merupakan Ka'bah yang dibangun Nabi Sulaiman anak Nabi Daud menjadi Rumah Doa Bagi Segala Bangsa
Para Nabi dan Rasul terdahulu sebelum Nabi Muhammad sangat menghormati Rumah Tuhan tersebut karena merupakan gambaran Baital Makmur yang ada di sorga diturunkan di muka bumi
Sedangkan Nabi Ibrahim dan isterinya yang kedua yakni Ibu Hajar/Hagar dan puteranya Ismael dibangunkan Bait Suci Ka'bah di Mekah Saudi Arabia
Perjalanan isra' mi'raj Nabi Muhammad pada malam hari dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsha di Yerusalem merupakan perjalanan spiritual/rohani
"Maha Suci Allah yang memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis) yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami memperlihatkan kepadanya sebahagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat" (Qur'an 17:1)
Dari sini terlihat betapa sangat kudusnya/sucinya Dome of The Rock atau Batu Sakhrah yang ada di Bait Suci Yerusalem yang menjadi pijakan kaki naik ke langit menuju sorga yang berlapis tujuh
Dome of The Rock atau Kubah Emas yang ada ada di puncak gunung suci Sion, namun berada di belakang Masjidil Aqsha tersebut merupakan simbol/gambaran Ka'bah Baital Makmur di sorga yang turun di bumi
Supaya Tuhan Allah semesta alam, Allah Abraham/Ibrahim, Ismael, Ishak, Yakub/Israel, Yusuf dan Allah Musa-Harun, Allah Daud-Sulaiman, Allah Isa/Yesus, Allah Muhammad dan para nabi lain
Agar Tuhan Allah semesta alam, Yang Maha Kudus Allah Israel memberkati dan merahmati kita sehingga ada damai sejahtera di langit dan di bumi.
Kurang lebih selama empat puluh tahun mereka hidup di padang Tiih dijaga oleh Tuhan dan dilindungi dengan awan-Nya di siang hari dan diberi sinar api-Nya sebagai penerang di malam hari
Mereka disuruh masuk ke tanah yang dijanjikan di Kanaan atau Palestina/Israel setelah pengembaraan mereka di tanah Mesir selama ratusan tahun sejak Nabi Yusuf menjadi pembesar/ penguasa di sana
Dan ketika para Fir'aun atau penguasa Mesir memperlakukan Bani Israel dengan sewenang-wenang maka Tuhan menyuruh Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mengajak kembali umat-Nya ke tanah nenek moyangnya di Kanaan (Palestina/Israel)
Memang dahulu kala Bapa Abraham atau Nabi Ibrahim dan isterinya Ibu Sara bersama puteranya Ishak dan cucunya Yakub serta cicit-cicitnya Yusuf bersama sebelas saudaranya tinggal di sana
Tentunya Bapa Abraham dan keluarga besarnya di tanah Kanaan atau Palestina/Israel setiap saat dapat mengunjungi Baital Makdis atau Bait Suci di puncak gunung suci Sion di Yerusalem
Memang tempat suci ini menjadi Ka'bah atau Kiblat bagi keluarga besar Nabi Ibrahim dan Ibu Sara berserta anak cucunya yaitu Ishak, Yakub (Israel) dan Yusuf serta sebelas saudaranya di Yerusalem
Baitul Makdis/Baital Mukaddas atau Bait Suci Yerusalem merupakan Ka'bah yang dibangun Nabi Sulaiman anak Nabi Daud menjadi Rumah Doa Bagi Segala Bangsa
Para Nabi dan Rasul terdahulu sebelum Nabi Muhammad sangat menghormati Rumah Tuhan tersebut karena merupakan gambaran Baital Makmur yang ada di sorga diturunkan di muka bumi
Sedangkan Nabi Ibrahim dan isterinya yang kedua yakni Ibu Hajar/Hagar dan puteranya Ismael dibangunkan Bait Suci Ka'bah di Mekah Saudi Arabia
Perjalanan isra' mi'raj Nabi Muhammad pada malam hari dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsha di Yerusalem merupakan perjalanan spiritual/rohani
"Maha Suci Allah yang memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis) yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami memperlihatkan kepadanya sebahagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat" (Qur'an 17:1)
Dari sini terlihat betapa sangat kudusnya/sucinya Dome of The Rock atau Batu Sakhrah yang ada di Bait Suci Yerusalem yang menjadi pijakan kaki naik ke langit menuju sorga yang berlapis tujuh
Dome of The Rock atau Kubah Emas yang ada ada di puncak gunung suci Sion, namun berada di belakang Masjidil Aqsha tersebut merupakan simbol/gambaran Ka'bah Baital Makmur di sorga yang turun di bumi
Supaya Tuhan Allah semesta alam, Allah Abraham/Ibrahim, Ismael, Ishak, Yakub/Israel, Yusuf dan Allah Musa-Harun, Allah Daud-Sulaiman, Allah Isa/Yesus, Allah Muhammad dan para nabi lain
Agar Tuhan Allah semesta alam, Yang Maha Kudus Allah Israel memberkati dan merahmati kita sehingga ada damai sejahtera di langit dan di bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar