Rabu, 16 Februari 2011

BUMI PERTIWI INDONESIA DIPERUNTUKKAN BAGI SEMUA SUKU/RAS, BAHASA DAN AGAMA

Seharusnya kita bersyukur kepada Allah Tuhan semesta alam yang telah memberikan bumi-Nya untuk kita diami bersama, tempat kita mencari rezeki di siang hari dan tempat beristirahat di malam hari
Bangsa Indonesia harus bisa menjaga kerukunan antara umat yang bermacam-macam suku/ras,bahasa dan agama, agar Tuhan selalu melimpahkan rahmat dan berkat-Nya kepada kita
"Dan sekiranya Ahli Kitab itu beriman dan bertakwa, tentulah akan Kami tutup (hapuskan) kejahatan- kejahatan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan.
Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan apa yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka" (Qur'an 5:65-66)
Keragaman itu ternyata indah di mata Tuhan Allah semesta alam, bagaikan bumi yang ditumbuhi berbagai macam tanaman yang indah dipandang mata dan menghasilkan buah bagi makhluk-Nya

Bukankah kita semua seharusnya takut kepada Allah Tuhan semesta alam yang menjadikan kita sebagai khalifah/pemimpin yang bisa memakmurkan di muka bumi-Nya?
Para nabi telah memperingatkan, janganlah kita mengotori tangan-tangan kita dan hati kita dengan perbuatan jahat yang akibatnya membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya
"Masakan kamu tidak takut kepada-Ku, demikianlah firman Tuhan, kamu tidak gemetar terhadap Aku? Bukankah Aku yang membuat pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut, sebagai perhinggaan tetap yang tidak dapat dilampauinya?
Tetapi bangsa ini mempunyai hati yang selalu melawan dan memberontak; mereka telah menyimpang dan menghilang
Mereka tidak berkata dalam hatinya: Baiklah kita takut akan Tuhan Allah kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen.
Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik daripadamu" (Yeremia 5:22-25)
Maka marilah kita bersama bertaubat dan memohon ampun kepada-Nya agar Dia menurunkan dan menghujani kita dengan Roh Kudus-Nya untuk mensucikan dan membersihkan hati kita, amien

Tidak ada komentar:

Posting Komentar