Minggu, 16 Januari 2011

MEMBANGUN KEMBALI RUMAH DOA BAGI SEGALA BANGSA

Dahulu kala ada dua tempat persembahan bagi Bapa Abraham/Ibrahim dengan dua orang isterinya
Bait Suci Masjidil Haram di padang gurun Arabia dan Bait Suci Masjidil Aqsa di Yerusalem negeri Israel
Dari anak cucu keturunan Ismael menjadi raja-raja di Arab dengan banyak menganut agama Islam
Sedangkan dari keturunan Ishak menurunkan Yakub (Israel) banyak menjadi raja-raja Kristen di barat
Adakah yang berpikir bahwa sebenarnya darah keturunan Abraham mengalir di dunia barat dan timur
Sungguh janji Tuhan telah digenapi bahwa keturunanya akan seperti debu di darat dan bintang di langit
Siapakah yang bisa menghitungnya kalau anak cucu Bapa Abraham/Ibrahim ini dikumpulkan bersama
Seandainya mereka bersatu dalam doa syafaat dan pengampunan pastilah dapat menggetarkan langit
Bagaikan membuat jembatan pelangi agar ada jalan perhubungan yang kuat antara langit dan bumi
Bukankah di Yerusalem ada tempat kudus bagi ketiga agama ini untuk menaikkan doa bagi Tuhan?
Saat ini dunia sedang sakit dan merana karena suhunya yang meningkat atau pemanasan globalisasi
Gempa bumi, gunung meletus, sungai meluap, laut bergelora, angin puting beliung yang merusakkan Bagaimana umat manusia mengatasi berbagai macam bencana ini kalau tidak bersama-sama berdoa
Sesuai dengan risalah Kitab Suci masing-masing berdoa memohon kepada Tuhan Allah semesta alam
Agar Dia mengampuni, mengasihi, merahmati dan memberkati semua makhluk-Nya di muka bumi
Memang untuk duduk dalam jemaat doa segala bangsa ini dibutuhkan ketulusan dan kesucian hati
Tidak mungkin hati yang keras bagaikan batu dipersatukan dalam jemaat orang-orang yang kudus
Diperlukan hati yang lembut bagai sutera, putih seperti susu dan bening seperti permata dan mutiara
Adakah orang yang bisa memahami kesemuanya ini sehingga dapat melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya serta memahami dengan hatinya sehingga kembali sehat dan sembuh










Tidak ada komentar:

Posting Komentar