DENGAN NIAT HATI YANG SUCI MARI KITA MEMBANGUN YERUSALEM BARU
Adakah yang berpikir dan merenungkan bahwa kota suci Yerusalem memang diperuntukkan bagi
anak cucu Abraham/Ibrahim dan orang-orang yang mengikuti agamanya?
Bukankah dahulu kota Yerusalem disebut juga kota segala bunga, kota terindah di muka bumi dan terpuja di alam semesta
Kota yang pernah menjadi mahkota keagungan di tangan Tuhan dan serban kerajaan di muka bumi-Nya
Dikarenakan orang-orang yang kudus memenuhi kota itu sehingga menjadi umat kesayangan-Nya dan umat yang dikasihi-Nya
Mereka bagaikan batu-batu mulia, emas-perak dan permata-permata yang bercahaya yang mahal harganya
Ketika manusia-manusia yang menduduki tanah yang suci itu dapat menjaga dirinya untuk selalu dalam kebenaran dan keadilan
Mentaati perintah-perintah Tuhan Allah Abraham-Ishak-Yakub, Musa-Isa, Ismael-Muhammad, dan Allah bapa-bapa terdahulu
Sehingga Allah hadir di tempat itu bagaikan matahari yang tidak pernah tenggelam, selalu menyinari bumi dan alam semesta
Segala suku, bangsa, bahasa, agama boleh hadir di sana untuk bersujud berserah diri, membesarkan dan mengagungkan nama-Nya, Dia-lah Tuhan Allah semesta alam
Sesungguhnya kita sebagai makhluk buatan tangan-Nya hanyalah menumpang sementara di muka bumi-Nya
Kita akan dimintai pertanggungjawaban apa yang telah dilakukan semasa hidup di dunia untuk diberi pembalasan yang setimpal
Meski perbuatan seberat zarrahpun akan dihitung dan dibalasi oleh Tuhan Allah semesta alam ini tanpa memandang bulu
Semestinya kita takut kepada-Nya hingga memenuhi perintah-perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya
Menjaga hati selalu suci dan bersih, menjaga lidah agar tidak berdusta, menjaga telinga supaya dapat mendengar firman-firman-Nya
Menjaga mata agar dapat melihat kebenaran-kebenaran, menjaga mulut agar keluar kata-kata yang mulia, berbau harum bagaikan anggur dan terasa manis bagaikan madu
Janganlah gunakan mulut untuk berdusta bagaikan ular berbisa, janganlah mengandung hati yang dengki dan iri hati, jangan gunakan tangan untuk berbuat kejahatan
Bukankah sepuluh perintah Allah yang diwahyukan kepada Musa juga untuk kita semua agar hidup diberkati/dirahmati Tuhan dan tidak dilaknati/dikutuki oleh-Nya?
Adakah yang berpikir dan merenungkan bahwa kota suci Yerusalem memang diperuntukkan bagi
anak cucu Abraham/Ibrahim dan orang-orang yang mengikuti agamanya?
Bukankah dahulu kota Yerusalem disebut juga kota segala bunga, kota terindah di muka bumi dan terpuja di alam semesta
Kota yang pernah menjadi mahkota keagungan di tangan Tuhan dan serban kerajaan di muka bumi-Nya
Dikarenakan orang-orang yang kudus memenuhi kota itu sehingga menjadi umat kesayangan-Nya dan umat yang dikasihi-Nya
Mereka bagaikan batu-batu mulia, emas-perak dan permata-permata yang bercahaya yang mahal harganya
Ketika manusia-manusia yang menduduki tanah yang suci itu dapat menjaga dirinya untuk selalu dalam kebenaran dan keadilan
Mentaati perintah-perintah Tuhan Allah Abraham-Ishak-Yakub, Musa-Isa, Ismael-Muhammad, dan Allah bapa-bapa terdahulu
Sehingga Allah hadir di tempat itu bagaikan matahari yang tidak pernah tenggelam, selalu menyinari bumi dan alam semesta
Segala suku, bangsa, bahasa, agama boleh hadir di sana untuk bersujud berserah diri, membesarkan dan mengagungkan nama-Nya, Dia-lah Tuhan Allah semesta alam
Sesungguhnya kita sebagai makhluk buatan tangan-Nya hanyalah menumpang sementara di muka bumi-Nya
Kita akan dimintai pertanggungjawaban apa yang telah dilakukan semasa hidup di dunia untuk diberi pembalasan yang setimpal
Meski perbuatan seberat zarrahpun akan dihitung dan dibalasi oleh Tuhan Allah semesta alam ini tanpa memandang bulu
Semestinya kita takut kepada-Nya hingga memenuhi perintah-perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya
Menjaga hati selalu suci dan bersih, menjaga lidah agar tidak berdusta, menjaga telinga supaya dapat mendengar firman-firman-Nya
Menjaga mata agar dapat melihat kebenaran-kebenaran, menjaga mulut agar keluar kata-kata yang mulia, berbau harum bagaikan anggur dan terasa manis bagaikan madu
Janganlah gunakan mulut untuk berdusta bagaikan ular berbisa, janganlah mengandung hati yang dengki dan iri hati, jangan gunakan tangan untuk berbuat kejahatan
Bukankah sepuluh perintah Allah yang diwahyukan kepada Musa juga untuk kita semua agar hidup diberkati/dirahmati Tuhan dan tidak dilaknati/dikutuki oleh-Nya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar